Menjelang Natal Umat Katolik Siapkan Kado Mengenang Jasa Riyanto Banser

Riyanto adalah seorang banser heroik yang menyelamatkan nyawa jemaat  Gereja Eben Haezar, Mojokerto. Aksinya yang sangat berani hingga mempertaruhkan nyawa tersebut menjadikannya tokoh yang patut dijadikan panutan dalam hal kemanusiaan. Riyanto tidak memandang siapa atau agamanya apa, yang dia tau adalah ada banyak manusia yang terancam jiwanya. maka dengan jiwa patriotiknya ia berhasil menyelamatkan banyak orang meski mengorbankan dirinya.

Pantas jika Ketua Umum PP GP Ansor memberi gelar Pejuang Kerukunan Umat Beragama’ bagi Alm. Riyanto. Untuk mengenang jasa kemanusiaan beliau, Pemerintah kota Mojokerto mengabadikan namanya menjad nama sebuah jalan di jalan di Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Tak sampai disitu saja, Pemerintah kota juga membuat sebuah gapura megah di jalan Riyanto tersebut.

Meski sudah 19 tahun berlalu, jasa Riyanto tidak akan pernah hilang dari benak masyarakt. Termasuk juga dari masyarakat Khatolik, melalui akun twitter KhatoligG (Khatolik Garis Lucu), mereka menggalang gana untuk memberikan kado kepada keluaga Alm. Riyanto dan teman-temannya.

Melalui situs Kitabisa.com, sahabat-sahabat dari Khatolik menggalang dana dimulai sejah 6 Desember lalu dan akan di tutup pada tanggal 24 Desember 2019, tepat 19 tahun mengenang aksi patriotik almarhum Riyanto. Sampai dengan saat ini dana yang terkumpul telah mencapai lebih dari 91 juta. Hal ini sangat luar biasa karena jauh melampaui target awal 50 juta, sementara waktu masih tersisa tujuh hari kedepan.

Sebuah aksi kemanusian yang dibalas dengan aksi kemanusiaan pula. Inilah makna dari keindahan yang tercipta atas dasar kebhinekaan.Toleransi dan kerukunan umat beragama hendaknya menjadi tanggung jawab kita semua. Karena kita adalah saudara, meski tidak dalam keimanan yang sama namun kita saudara dalam persatuan bangsa (wathoniyah) dan kemanusiaan (basyariyah).  

Ingat selalu kata Gus dur, ” ‘Tidak penting apa pun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu.” red (MM)

You may also like...

1 Response

  1. December 18, 2019

    […] Sumber: Ansorbali.com […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *