Habib Saugi bin Yahya Al-Maghroby Al-Hasani Klungkung; Semangat dan Niat Ikhlas Harus Berdampingan

ansorbali.com |

Dalam tausiyah kajian rutin Jalsatul Istnain Majelis Ta’lim Sunnatur Rasul SAW, Habib Saugi bin Yahya Al-Maghroby Al-Hasani, S.Pd.I menjelaskan bahwasanya Semangat dan niat ikhlas itu saling berdampingan seperti halnya sayap seekor burung.

“Semangat dan niat ikhlas itu seperti sayap seekor burung. Burung memiliki dua sayap. Misal dia punya satu sayap, dia bisa bergerak tetapi tidak bisa bergerak atau terbang lebih tinggi,” kata Habib Saugi.

Dengan demikian maka semangat dan niat ikhlas adalah komponen yang tidak bisa dipisahkan. Semangat dan niat ikhlas dapat menjadikan hidup seseorang lebih barokah.

Habib Saugi kemudian melanjutkan tausiyahnya tentang hikmah menghadiri sebuah majelis ta’lim. Diantaranya hikmahnya adalah, mereka yang menghadiri majelis ta’lim akan mendapat barokah meski barokahnya tidak serta merta di dapatkan. Melaikan akan datang sewaktu-waktu.

“Janganlah seorang datang ke majelis ta’lim, takut tidak dapatkan apa-apa. Barokah akan datang sewaktu-waktu, bisa besok, bisa lagi seminggu, bisa lagi sebulan dan seterusnya,” tambah Beliau.

Habib Saugi kembali menambahkan bahwa hikmah datang ke majelis ta’lim adalah mendapatkan ilmu dan tidak akan berbuat dosa. “Selama dia datang di majelis ta’lim, dia tidak akan berbuat dosa. Dan hari kemenangan adalah satu hari tidak berbuat dosa.” papar Habib Saugi.

Kajian rutin Jalsatul Istnain merupakan agenda rutin Majelis Ta’lim Sunnatur Rasul SAW setiap hari Senin malam mulai pukul 18.49 Wita di Semapura, Klungkung, Bali. Dalam acara tersebut dihadiri oleh seluruh muslimin dan muslimat wilayah Klungkung, termasuk dari Ansor-Banser PC Klungkung yang selalu mengawal serta mengamankan acara sampai selesai. Usai acara segenap pengurus Ansor-Banser Klungkung berfoto bersama dengan Habib Saugi.

(red. mm)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *