Select Page
Ansor Bali Kutuk Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makasar

Ansor Bali Kutuk Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makasar

Aksi terorisme kembali terjadi di Indonesia, tepatnya di depan gereja katedral Makasar, Sulawesi Selatan Minggu (28/3). Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Bali mengutuk keras pelaku bom bunuh diri tersebut.

“Kami mengutuk keras aksi terorisme, Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makasar, Sulawesi Selatan. Tindakan tersebut jelas bertentangan dengan ajaran agama manapun,” kata H. Yunus Naim.

H. Yunus meminta aparat penegak hukum agar mengusut tuntas kejahatan tersebut dan selalu waspada agar dapat meminimalisir bahkan tidak terluang kembali di Indonesia.

“Kami meminta pihak aparat untuk mencari dan menangkap pelaku dan atau otak intelektual serta pihak-pihak yang ada di balik peristiwa ini serta membongkar motif dari tindakan yang tidak terpuji tersebut,” tambahnya.

Selanjutnya Ketua Ansor Bali meminta agar hal tersebut tidak begitu saja dikait-kaitkan dengan isu SARA karena berpontensi menambah situasi semakin rumit.

“Kami juga meminta supaya masalah ini jangan di kait-kaitkan dengan agama dan atau suku tertentu di negeri ini karena hal demikian akan semakin membuat rumit dan keruhnya suasana,” tandasnya.

Kegiatan Operasi Penertiban Protokol Kesehatan dan Sidak  Yustisi PPKM Skala Mikro di Wilayah Desa Sumerta Kelod

Kegiatan Operasi Penertiban Protokol Kesehatan dan Sidak Yustisi PPKM Skala Mikro di Wilayah Desa Sumerta Kelod

Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Bali kembali turun kejalan untuk melanjutkan pembagian masker kesehatan kepada masyarakat umum dan pengguna jalan di seputaran Kota Denpasar.

Giat yang dilaksanakan pada Rabu, 24 Maret 2021 ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mempercepat menurunnya kasus Covid 19 khususnya di Kota Denpasar. Selain itu, juga untuk memberi pengertian kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, walaupun proses vaksinasi sudah dilakukan.

Pembagian masker ini melibatkan Balantas PC Denpasar dan Banser Satkoryon Denpasar Timur yang dipantau langsung oleh Pimpinan Wilayah GP Ansor Bali, H. Yunus Naim yang didampingi langsung oleh Koordinator Giat Sahabat Tommy Reza Kurniawan juga selaku Wakil Ketua GP Ansor Bali.

“Saya turut memantau untuk memberikan suport kepada Sahabat sahabat Ansor Banser yang bertugas dilapangan dan juga untuk memastikan bahwa giat ini berjalan lancar dan aman”- lanjut beliau.

Yang ikut terlibat dalam giat ini dari berbagai pihak, seperti TNI, Polri, Dishub Kota Denpasar, Satpol PP Kota Denpasar, dan Linmas Desa Sumerta Kelod Denpasar Timur.

Mereka sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Gerakan Pemuda Ansor Bali karena ini merupakan tanggungjawab bersama dan perlunya sinergi yang baik. Ungkap salah satu peserta giat.

Semoga giat giat semacam ini terus dilanjutkan oleh GP Ansor Bali sebagai satu bentuk implementasi dari Gerakan Kepemudaan dan Kebangsaan.

(IT_bp)

Persiapan DTD I, Ansor Gianyar Silaturahmi ke Pimpinan Wilayah

Persiapan DTD I, Ansor Gianyar Silaturahmi ke Pimpinan Wilayah

Pada hari Senin 22 Maret 2021, Panitia Pelaksana DTD I PC GP Ansor Kabupaten Gianyar melakukan silaturrahim ke PW GP Ansor Bali yang diterima langsung oleh Ketua PW GP Ansor H. Yunus Naim didampingi oleh Kasatkorwil Ndan Imam Bukhori. Silaturrahim ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dan meminta arahan kepada Ketua PW Ansor Bali selama dalam proses persiapan menuju hari H pelaksanaan DTD I yang akan dilaksanakan di Kipan B Yonif Mekanis 741 Gianyar pada tanggal 2 – 4 April 2021.

Ketua PW Ansor Bali menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada sahabat-sahabat PC GP Ansor Gianyar yang sudah punya niatan untuk melaksanakan kegiatan kaderisasi berupa DTD I. Lanjut dikatakan bahwa selama proses persiapan harus benar-benar dimaksimalkan karena ini merupakan pengalaman dan akan mendapat ilmu-ilmu yang baru dalam berorganisasi. Setiap kegiatan juga sangat diperlukan melakukan komunikasi, serta koordinasi dengan baik oleh berbagai pihak.

Juga, karena masih dalam masa pandemi Covid 19 diharapkan sahabat-sahabat panitia untuk benar benar melaksanakan protokol kesehatan selama acara berlangsung agar nantinya tidak terjadi polemik dimasyarakat. Karena bagaimanapun Ansor Banser harus mampu menjaga nama baik organisasi dan harus mampu memberi contoh yang baik kepada masyarakat.

Senada juga diungkapkan oleh Kasatkorwil Ndan Imam Bukhori, bahwa dalam berkegiatan mekanisme-mekanisme organisasi harus dikedepankan demi menjaga marwah organisasi. Dan yang tak kalah penting juga adalah bahwa kita ini berhikmad, harus tetap satu komando serta taat pada pimpinan organisasi.

Peserta DTD I ini akan diikuti oleh utusan dari PC GP Ansor se Provensi Bali dan setiap peserta harus mengantongi surat rekomendasi dari Ketua PC masing-masing guna menertibkan administrasi dalam proses kaderisasi.

Ketua PC GP Ansor Gianyar Mursalin mengucapkan terima kasih atas arahan dan bimbingan langsung dari Ketua PW GP Ansor dan jajarannya. Dan berjanji akan melaksanakan dengan baik arahan-arahan yang sudah diberikan.

(IT)

Konferancab Ansor Kuta Berjalan Lancar, Pimpinan Wilayah Ansor Bali Beri Pesan Mendalam

Konferancab Ansor Kuta Berjalan Lancar, Pimpinan Wilayah Ansor Bali Beri Pesan Mendalam

Organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia yaitu Gerakan Pemuda Ansor merupakan organisasi keagamaan yang didirikan oleh muassis NU. Untuk itu jangan berharap materi dan juga pangkat/kedudukan di Ansor. Masuk Ansor jangan pernah diniatkan untuk mendapatkan kedudukan. Ansor itu malati. Siapapun yang hanya tujuannya cari kedudukan di Ansor akan hancur sendiri dan siap-siap saja jadi ‘gelandangan’. Hal itu disampaikan oleh sahabat Moh. Agus N. S. saat memberikan sambutan mewakili ketua PW GP Ansor Bali, H. Yunus Naim, yang berhalangan hadir di acara konferensi anak cabang (konferancab) PAC GP Ansor Kuta, Badung, dikarenakan ada agenda lain, Ahad 7 Maret 2021.

“Jangan pernah mencari jabatan di organisasi yang didirikan oleh para muassis NU ini. Ansor dan NU itu malati (nguwalati). Tidak sedikit yang akhirnya jadi ‘gelandangan’ hanya gara-gara mencari jabatan atau kedudukan di Ansor. Ansor dipersiapkan untuk menjadi pemimpin NU di masa mendatang, maka kader Ansor wajib memahami aturan, memahami ajaran Aswaja An Nahdliyyah dan kebangsaan,” kata sahabat Agus NS.

Wakil sekretaris PW Ansor Bali ini mengutip Syi’ir Ibnu Malik dalam kitabnya Alfiyah Ibnu Malik yang berbunyi:

Wa Ma Yalil Mudhofa Yakti Kholafa # ‘Anhu Fil I’robi Idza Ma Khudzifa

Menurutnya gerakan pemuda Ansor merupakan calon generasi penerus yang disiapkan untuk mengganti Ulama di masa mendatang manakala mereka telah wafat. Maka kader Ansor harus memiliki jiwa militansi yang tinggi, memahami keaswajaan annahdliyyah dan siap mengabdi lahir bathin untuk NU.

Dalam sambutannya ia menyampaikan Konferensi untuk memilih calon ketua Ansor anak cabang Kuta ini merupakan bagian dari melestarikan anjuran Rasulullah SAW. Konferensi tersebut memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Rasulullah SAW dalam sebuah hadis mengungkapkan, orang-orang yang gemar bermusyawarah tak akan pernah menyesal.

“Ma Khoba Man Istakhoro Wa La Nadima Man Istasyaro. Tak akan kecewa orang yang istikharah dan tak akan menyesal orang yang bermusyawarah,” papar pria Pekalongan ini.

Pria yang juga menjabat sebagai Asinfokom Banser Provinsi Bali ini berpesan agar tidak sembarangan memilih pemimpin. Peserta konferensi harus mengenali calon pemimpin baik dari segi wawasan, karakter hingga militansinya.

“Jangan memilih pemimpin yang tidak dikenal. Pilihlah pemimpin yang bisa memahami karakter anggotanya, yang mempunyai akhlak baik, loyal terhadap organisasi serta memiliki sifat militansi yang tinggi terhadap Ansor. Jangan memilih pemimpin yang sama sekali belum dikenal akan sifat-sifat dan tabiatnya karena itu sama saja akan membawa Ansor kepada kemunduran” pesannya.

“Syekh Ibnu Malik dalam Nadhom Alfiyahnya mengatakan; Wa Fi Ikhtiyarin La Yaji’u al-Munfashil # Idza Ata An Yajial Munfasil. Dalam keadaan ikhtiar (bisa memilih), tidak boleh memilih pemimpin asing (yang tidak dikenal), selama masih ada (calon) pemimpin yang masih memungkinkan untuk dipilih dan dikenal,” imbuhnya.

Acara konferensi anak cabang tersebut dibuka dengan pemukulan gong oleh sahabat Moh. Agus N. S. mewakili H. Yunus Naim, didampingi oleh ketua pimpinan cabang (PC) GP Ansor Badung, sahabat Zaenal Abidin dan jajaran pengurus lainnya.

Acara itu juga dihadiri oleh Mustasyar, ketua Tanfidziyah MWC NU Kuta, ketua MUI kecamatan Kuta serta banom NU lainnya seperti Muslimat NU dan IPNU-IPPNU Kuta.

Sahabat Muhammad Syafi’i dari ranting Kedonganan terpilih sebagai ketua PAC Ansor Kuta masa khidmat 2021-2023 dalam konferensi yang berakhir pukul 19.30 wita ini.

Editor: Kang Muhlis

Banser Dentim, Menggelar Bagi-bagi Masker Bersama Camat Dentim

Banser Dentim, Menggelar Bagi-bagi Masker Bersama Camat Dentim

Ansorbali,com ||

Minggu pagi (7/3) mulai pukul 07.30 Wita, Para anggota Ansor-Banser Denpasar Timur mulai menggelar aksi bagi-bagi masker kepada masyarakat. Didampingi Camat Denpasar Timur, Polsek Denpasar Timur serta perwakilan jajaran PW Ansor Bali, acara berbagi 5000 masker medis kepada masyarakat berjalan dengan lancar dan terkendali.

Camat Denpasar Timur, Wayan Herman S. Sos. M.Si mengaku sangat senang dengan Banser Denpasar Timur. Pihak juga mengatakan sering melakukan kegiatan yang bersinergi dengan Banser Denpasar Timur.

“Kami sangat mendukung sekali kegiatan yang dilakukan oleh Banser Dentim ini. Apalagi ini bukan kali pertama pemerintah kecamatan bersinergi dengan Ansor Banser Denpasar Timur. Sebelumnya ada pembagian hand sanitizer dan penanaman pohon yang juga bersinergi dengan Banser Dentim,” terangnya.

Kegiatan bagi 5000 masker medis ini bertempat di tiga titik lokasi. Di awali di depan kantor camat Denpasar Timur, kemudian lanjut ke pasar Ketapian dan terakhir pasar Pendem Kesiman, Denpasar Timur.

Sampai dengan pukul 11.00 Wita acara selesai dan semua kembali ke tempat masing-masing. Meski tidak seberapa, dengan kegiatan ini berharap dapat meringankan tugas pemerintah serta membantu masyarakat dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19. Ke depan, Banser Dentim akan terus melakukan kegiatan sosial dan bersinergi dengan pemerintah Denpasar Timur. (red.MM)