Select Page
Achmad Hafidz Nahkoda Baru PAC Ansor Kuta Utara

Achmad Hafidz Nahkoda Baru PAC Ansor Kuta Utara

Minggu, 26 Juni 2022 Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kuta Utara melaksanakan Konferancab II yang berlangsung di Masjid Al Hijriah Kerobokan, Badung. Acara pembukaan yang dimulai pukul 09:30 Wita dengan dihadiri oleh jajaran Pengurus PW GP Ansor Bali, PC Ansor Badung,  PAC Kuta Utara, Ranting, MWC NU, dan DMI Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Mokhlis Arsidin Abdullah menyampaikan, bahwa Konferancab II kali ini mengusung tema “Bersatu Untuk Maju”. Hal ini bertujuan agar semua kader Ansor Banser PAC GP Ansor Kuta Utara bisa bersatu demi organisasi. Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Panitia yang sudah bekerja dan meluangkan waktunya demi suksesnya acara Konferancab II ini. Juga terima kasih disampaikan kepada pihak-pihak terkait yang telah ikut membantu baik materi maupun non materi dalam mensukseskan acara Konferancab II PAC Kuta Utara dan semoga acara ini berlangsung dengan lancar, lanjutnya.

Ketua DMI Kabupaten Badung, H. Agus Hendra Gunawan yang juga selaku Ketua Yayasan Al Hijriah sangat mengapresiasi kegiatan Konferancab II PAC Kuta Utara dan ini merupakan kehormatan bagi kami selaku pengurus Yayasan karena telah dipilih sebagai tempat untuk dilaksanakannya kegiatan. Semoga ke depannya kita terus bisa bersinergi dalam melakukan kegiatan bersama dan kami berharap agar ke depannya jauh lebih baik, pungkasnya.

Tidak berbeda jauh dengan harapan MWC NU Kuta Utara yang dalam sambutannya diwakili oleh Bapak Ansori selaku Sekretaris MWC NU mengatakan bahwa MWC NU Kuta utara sangat berharap agara PAC Ansor Kuta Utara bisa bersinergi dengan semua stakeholder yang berada di Kuta Utara. MWC NU selalu membuka diri untuk kita secara bersama-sama melakukan kegiatan ke-ummatan, seperti kegiatan sosial, keagamaan dan kegiatan-kegiatan lain yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar, utamanya warga Nahdliyin. Hal ini bertujuan agar syiar NU dan syiar organisasi bisa terus berjalan dan dirasakan oleh masyarakat.

Ketua PC GP Ansor Badung, sahabat Zainal Abidin juga menyampaikan agar Konferancab II PAC Ansor Kuta Utara benar-benar mampu menghasilkan pemimpin yang visioner dan mampu menyatukan semua kader Ansor Banser yang ada di Kuta Utara. Karena kita sebagai kader harus selalu mengikuti aturan organisasi, harus solid, dan yang tak kalah penting adalah kita harus tetap satu komando. Jika Pimpinan melangkah duluan kaki kanan, maka kader juga harus mengikuti dengan kaki kanan. Siapa saja kader yang tidak mau taat dalam satu komando, maka orang yang pertama akan mengeluarkan dari barisan adalah saya, tegasnya dihadapan peserta Konferancab.

Pun senada dengan penyampaian dari Pimpinan Wilayah GP Ansor Bali yang pada kesempatan ini diwakili oleh Wakil Ketua H. Antoni Abdullah, bahwa kader Ansor Banser adalah kader-kader pilihan yang selalu mengedepankan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadi. Oleh karena itu Pimpinan Wilayah berharap agar Konferancab II PAC Ansor Kuta Utara bisa berjalan dengan khidmat dan lancar.

“Mari kita utamakan musyawarah mufakat demi keberlangsungan cita-cita organinisasi”. Ditambahkan, bahwa kita di Ansor tidak mengenal dengan Ikatan Alumni Ansor, yang ada adalah setelah mengabdi di Ansor maka dilanjutkan untuk mengabdi di NU, baik itu ditingkat MWC NU, PC NU, ataupun di PWNU. Dipenghujung sambutannya, PW GP Ansor mengajak agar kita satu komando dalam mensolidkan organisasi, karena tantangan kedepan semakin besar, jika kita tidak solid satu komando maka tantangan itu akan sulit untuk kita hadapi.

Selain sambutan, PW GP Ansor Bali juga yang langsung membuka acara Konferancab II PAC Ansor Kuta Utara.

Sesi selanjutnya adalah sesi inti yang sudah ditunggu-tunggu oleh peserta Konferancab, yaitu Sidang Pleno untuk pemilihan Ketua PAC Ansor Kuta Utara masa khidmad 2022-2024. Pimpinan Sidang yang dipimpin langsung oleh sahabat Suparto selaku Wakil Ketua PW Ansor Bali yang didampingi oleh Sekretaris PC Ansor Badung sahabat Suwanto memulai sidang pukul 13.30 Wita.

Sebelum memulai sidang, pimpinan sidang meminta kepada peserta sidang agar mengikuti sidang dengan tertib. Peserta sidang dihadiri sebanyak 6 (enam) Ranting se Kuta Utara, yaitu Ranting Kerobokan, Ranting Kerobokan Kaja, Ranting Kerobokan Kelod, Ranting Dalung, Ranting Canggu, dan Ranting Tibubeneng.

Dalam pembahasan Tatib dan syarat pencalonan agak sedikit alot dan terjadi diskusi agak panjang karena dari peserta sidang cukup kritis dalam menanggapi setiap poin yang dibacakan oleh pimpinan sidang. Walaupun demikian, peserta sidang pada akhirnya menyepakati semua tata tertib yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Laporan Pertanggungjawaban oleh Ketua PAC Kuta Utara masa khidmad 2019-2021 oleh sahabat Samsul Hadi. Setelah pembacaan laporan pertanggungjawaban dibacakan semua  peserta sidang menerima laporan dengan catatan.

Lanjut pada pemilihan Ketua PAC Ansor Kuta Utara, calon Ketua diusulkan dari peserta sidang yang mempunya hak suara, dimana satu Ranting mempunyai 1 hak suara. Dari hasil usulan muncul nama Achmad Hafidz yang dicalonkan 4 Ranting, sementara 2 Ranting mengusulkan Komara, namun secara aturan yang sudah disepakati Komara langsung gugur karena tidak memenuhi syarat.

Pimpinan sidang akhirnya memutuskan Achmad Hafidz secara aklamasi terpilih sebagai Ketua PAC GP Ansor Kuta Utara masa khidmad 2022-2024 sesuai dengan hasil pemungutan suara. (red_bp)

Ketua Ansor Bali Tegaskan Ansor Tidak Ada Ikatan Alumni

Ketua Ansor Bali Tegaskan Ansor Tidak Ada Ikatan Alumni

Ketua PW Ansor Bali, H. Yunus Naim mengecam oknum yang membuat polemik mengatasnamakan Gerakan Pemuda Ansor. Menurutnya, GP Ansor tidak mengenal istilah Ikatan Alumni dan H. Yunus mengecam keras oknum yang mencoba menciptakan polemik di organisasi kepemudaan dibawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) tersebut.

“Menyikapi undangan Deklarasi Ikatan Alumni GP Ansor di Surabaya pada Jum’at (17/06/2022) mendatang, yang viral melalui broadcast. Ada saja ulah orang-orang kurang kerjaan, yang mengatasnamakan Ikatan Alumni Ansor. Sejak kapan Ansor itu punya ikatan alumni?” kata H. Yunus.

H. Yunus menambahkan bahwa Ansor tidak mengenal istilah alumni. Ansor adalah organisasi pengabdian kader yang terstruktur, dan solid dalam barisan, satu komando. Ansor taat kepada Ketua Umum.

Ajakan pihak yang mengatasnamakan ikatan alumni ansor itu beraroma politis dan berupaya memecah belah Ansor yang sudah solid dalam barisan ketua umum, Gus Yaqut.

“Didalam broadcast atau ajakan tersebut dikatakan bahwa deklarasi itu dilatarbelakangi adanya sinyalemen pelaksanaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang tidak lagi berpihak pada kepentingan rakyat. Negara saat ini dinilai sudah dikuasai kepentingan oligarki” itu isu yang dihembuskan.

Namun, faktanya Ansor selama ini mempunyai komitmen tinggi menjaga nilai-nilai dan norma berbangsa dan bernegara serta menjalani kehidupan seperti yang tercantum didalam Pancasila.

“Oleh karena itu kami kader Ansor Bali menolak keras manuver berbau politis untuk kepentingan jangka pendek dan kami mengajak kepada seluruh kader Ansor Bali agar tidak terpengaruh opini yang dibuat dengan mengatasnamakan Ikatan Alumni. Ini adalah isyarat bahwa kita barisan kita harus terus kuat dan solid agar tidak mudah diacak acak, dipecah belah oleh siapapun,” kata H. Yunus dengan tegas.

Harlah Ansor ke 88, PC GP Ansor Jembrana Hadiahkan BPJS Gratis Kepada 100 Kader

Harlah Ansor ke 88, PC GP Ansor Jembrana Hadiahkan BPJS Gratis Kepada 100 Kader

Tanggal 24 April 2022 PC GP Ansor Jembrana melaksanakan peringatan harlah GP ansor ke 88 tahun. Dalam acara tersebut PC GP Ansor Jembrana menghadiahkan gratis pendaftaran dan biaya awal BPJS ketenagakrjaan kepada 100 kader Ansor Banser kab. Jembrana sebagai bentuk apresiasi kader yang telah berkhidmat tanpa batas.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Jembrana, Kapolres, Dandim, Ketua PCNU, Ketua Muslimat, dll. Dalam sambutannya, Ketua PC GP Ansor Jembrana (H. Syarif Hidayatullah) menyampaikan bahwa Ansor Banser kab. Jembrana siap menjadi yang terdepan dalam menegakkan NKRI yang anti radikalisme.

Bapak Bupati I Nengah Tamba dalam sambutannya mengajak kepada semua kader GP Ansor untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan Jembrana khususnya dalam menjaga generasi muda muslim yang moderat.

Dalam acara tersebut Kapolres juga memberikan penguatan kepada seluruh kader GP Ansor Jembrana tentang pentingnya menjaga lingkungan yang toleran dengan tetap selalu bersinergi dengan TNI Polri.

Acara harlah ditutup dengan refleksi sejarah pergerakan GP Ansor kab. Jembrana yang disampaikan oleh H. Didik Hadi (putra salah satu pendiri GP Ansor kab. Jembrana), beliau menyampaikan pesan dari abahnya yakni habib Ali Bafaqih bahwa sampai kapanpun kita harus tetap mmpertahankan dan menyebarkan Amaliah ahlusunnah wal jamaah annahdliyah, dan saat ini juga sudah banyak yang menulis tentang sejarah berdirinya NU di Jembrana tapi semuanya abal-abal karena tidak sesuai dengan sejarah yang sebenarnya.

Corps Provost Banser Buleleng di Kukuhkan

Corps Provost Banser Buleleng di Kukuhkan

Kamis, 14 April 2022. Pengukuhan Struktur Corps Provost Banser Cabang Buleleng dilaksanakan di Area Taman Nasional Bali Barat Desa Pejarakan. Hadir dalam kegiatan ini, jajaran Pimpinan Cabang GP Ansor Buleleng, jajaran Kasatkorcab Banser Buleleng dan jajaran Corps Provost Banser Buleleng.

Dalam sambutannya, Diding Kadir yang ditunjuk sebagai Kepala Satuan Corps Provost Banser Buleleng mengatakan bahwa “Provost ini merupakan penegakan Nawaprasetya Banser. Untuk itu, diharapkan para pengurus untuk memperhatikan segala aturan yang sudah ada.”

“Dimohon kepada para pengurus provost agar lebih meningkatkan kedisiplinan seluruh anggota banser se Buleleng” arahan oleh Tohari, Kasatkorcab Banser.

Senada dengan Tohari, ketua cabang GP Ansor Buleleng memberikan arahan kepada seluruh anggota bahwasanya corps provost banser harus lebih meningkatkan lagi kedisplinan anggota. Abdul Karim Abraham juga memberikan catatan bahwasanya, “Jika ada anggota yang memang melanggar aturan banser, tolong jika disidang jangan sampai terlontar kata-kata yang membuat sakit hati dan menyebabkan keluar dari anggota Banser”. Acara ditutup dengan buka bersama dan silaturrahim.

Sekedar Untuk Diketahui Para Personalia SATKORWIL BANSER Bali

Sekedar Untuk Diketahui Para Personalia SATKORWIL BANSER Bali

Bila kita rajin berselancar di dunia maya dan membaca info/berita atau artikel di Facebook atau Twitter di akun yang mengatasnamakan info Banser. Dalam foto profil kita jumpai gambar logo seperti di atas ini dengan tulisan INFOKOM melengkung di atas logo perisai.

Apakah logo tersebut logo resmi INFOKOM BANSER?

Menurut ndan Nuril Huda, bahwa tidak ada logo khusus untuk Asinfokom (SATKORWIL BANSER) atau Biro INFOKOM SATKORCAB BANSER. Asrendiklat Satkornas Banser tersebut menghimbau untuk waspada dan meminta jangan berlebihan dalam berkreasi.

“Tidak ada logo Asisten, perlu diwaspadai dan jangan berlebihan dalam berkreasi”, katanya.

Lebih lanjut ia mengemukakan logo-logo liar tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam materi SUSBANPIM VI kemarin di Sumedang dan untuk ditertibkan.

“Hal ini salah satu bahasan dalam materi Susbanpim kemarin dan dilakukan penertiban” imbuhnya.

Pria asal Sukoharjo itu menegaskan infokom Banser pola koordinasinya dan input komunikasi hanya sebatas internal dan tertutup.

“Infokom merupakan pola koordinasi dan komunikasi input informasi tertutup”, pungkasnya.

Ndan Heri Budi H. Juga membenarkan bahwa logo tersebut bukan logo resmi Infokom Banser. Menurut pria asal Wonosobo tersebut bahwa logo itu tidak dijumpai di PO kebanseran maupun di petunjuk pelaksaan (JUKLAK) kebanseran. “Di Juklak dan PO tidak ada seperti itu”, katanya.

Untuk itu mohon dihimbau dan ditertibkan jika kita temukan logo tersebut dipakai oleh SATKORCAB maupun SATKORYON di Bali.