Select Page
Sekedar Untuk Diketahui Para Personalia SATKORWIL BANSER Bali

Sekedar Untuk Diketahui Para Personalia SATKORWIL BANSER Bali

Bila kita rajin berselancar di dunia maya dan membaca info/berita atau artikel di Facebook atau Twitter di akun yang mengatasnamakan info Banser. Dalam foto profil kita jumpai gambar logo seperti di atas ini dengan tulisan INFOKOM melengkung di atas logo perisai.

Apakah logo tersebut logo resmi INFOKOM BANSER?

Menurut ndan Nuril Huda, bahwa tidak ada logo khusus untuk Asinfokom (SATKORWIL BANSER) atau Biro INFOKOM SATKORCAB BANSER. Asrendiklat Satkornas Banser tersebut menghimbau untuk waspada dan meminta jangan berlebihan dalam berkreasi.

“Tidak ada logo Asisten, perlu diwaspadai dan jangan berlebihan dalam berkreasi”, katanya.

Lebih lanjut ia mengemukakan logo-logo liar tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam materi SUSBANPIM VI kemarin di Sumedang dan untuk ditertibkan.

“Hal ini salah satu bahasan dalam materi Susbanpim kemarin dan dilakukan penertiban” imbuhnya.

Pria asal Sukoharjo itu menegaskan infokom Banser pola koordinasinya dan input komunikasi hanya sebatas internal dan tertutup.

“Infokom merupakan pola koordinasi dan komunikasi input informasi tertutup”, pungkasnya.

Ndan Heri Budi H. Juga membenarkan bahwa logo tersebut bukan logo resmi Infokom Banser. Menurut pria asal Wonosobo tersebut bahwa logo itu tidak dijumpai di PO kebanseran maupun di petunjuk pelaksaan (JUKLAK) kebanseran. “Di Juklak dan PO tidak ada seperti itu”, katanya.

Untuk itu mohon dihimbau dan ditertibkan jika kita temukan logo tersebut dipakai oleh SATKORCAB maupun SATKORYON di Bali.

Sisi Lain Kesuksesan Konfercab I PC GP Ansor Kabupaten Gianyar

Sisi Lain Kesuksesan Konfercab I PC GP Ansor Kabupaten Gianyar

Minggu, 6 Maret 2022 PC GP Ansor Kabupaten Gianyar untuk pertama kalinya melaksanakan Konferensi Cabang sejak terbentuknya kurang lebih 6 tahun silam.

Sebelum Konfercab I ini dilangsungkan, dari pihak Panitia beberapa kali melakukan koordinasi dengan PW GP Ansor Bali yang berlangsung di Sekretariat bersama Gd. PWNU Prov. Bali, Jl. Pura Demak No. 32 Denpasar.

Dalam pertemuan koordinasi tersebut beberapa hal dilaporkan oleh Panitia terkait kesiapan dalam pelaksanaan Konfercab I PC GP Ansor Gianyar, termasuk sudah berkoordinasi dengan jajaran PCNU Kabupaten Gianyar.

Mendengar paparan dari Panitia, pihak PW GP Ansor Bali yang dalam kesempatan tersebut hadir mewakili Ketua PW GP Ansor H. Yunus Naim adalah sahabat Sekretaris H. Suraji, Wakil Ketua Suparto, Bendahara Yoyok Kusbiantoro, Wakil Sekretaris Tommy R Kurniawan, Kasetma Ndan Nanang Setiabudi, dan jajaran Pengurus Wilayah lainnya.

Arahan dari PW GP Ansor Bali kepada panitia agar berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dan benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya yang terkait dengan Konfercab, terutama materi-materi sidang dan harus tetap mematuhi protokol kesehatan guna menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.

Arahan-arahan dari PW GP Ansor Bali ternyata benar dilaksanakan oleh panitia. Ini terlihat ketika acara Konfercab I PC GP Ansor Gianyar dari awal sampai akhir berlangsung dengan tertib dan hikmad.

Sebelum pembacaan Tata Tertib Sidang, Pimpinan Sidang yang dipimpin oleh Sahabat Suparto menanyakan kepada peserta, “Apakah sahabat-sahabat semua siap mengikuti Konfercab I PC GP Ansor Gianyar dengan tertib dan hikmad”?, peserta pun menjawab “siiaap” dengan penuh semangat.

Selama persidangan berlangsung peserta sidang cukup kooperatif dan tetap menunjukan sikap ahlakul karimah sebagai kader GP Ansor dengan tetap mengikuti tata tertib yang telah disepakati bersama. Namun ada kejadian unik, dimana pimpinan sidang tidak sadar jika palu dan ketukan sidang ternyata sudah pecah dan longgar dari gagangnya. Kejadian inipun serentak membuat suasana menjadi riuh dengan tepuk tangan dan canda tawa dari peserta sidang.

Dalam sesi pembacaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketua PC GP Ansor Gianyar masa hikmad 2018 – 2022 juga berlangsung sangat singkat, kemudian Ketua PAC memberikan pandangan umum dan 6 PAC semuanya menerima LPJ Sahabat Mursalin dengan beberapa catatan.

Pada proses pemilihan Ketua PC GP Ansor Gianyar tidak membutuhkan waktu begitu lama dan alot, ini terlihat pada proses verifikasi syarat calon sudah siap semua. Setelah verifikasi syarat calon selasai sidangpun dilanjutkan dengan agenda pemilihan Ketua Cabang dengan diikuti 6 PAC yang memiliki hak suara, yaitu PAC Kecamatan Gianyar, Blahbatu, Tampak Siring, Sukawati, Tegallalang, dan Ubud.

Hasil dari perhitungan suara setelah pemilihan menunjukan perolehan suara, yaitu Sahabat Sunarto satu (1) suara, Sahabat Athok satu suara (1), dan Sahabat Mursalin Empat (4) suara. Perolehan suara ini menjadikan Sahabat Mursalin secara aklamasi terpilih kembali sebagai Ketua PC GP Ansor Gianyar masa hikmad 2022 – 2026 dangan mengacu pada Tata Tertib pemilihan Ketua.

Konferensi Cabang GP Ansor Gianyar patut kita banggakan dan apresiasi, karena baru kali ini dalam sejarah Konferensi Cabang yang baru pertama dilaksanakan dihadiri oleh hampir separoh jajaran Pengurus PW GP Ansor Bali, ucap Ketua PW Ansor Bali H Yunus Naim dalam sambutan penutup dan langsung disambut tepuk tangan yang meriah dari peserta Konfercab.

Lanjut dikatakan, bahwa kedepannya PC GP Ansor Gianyar harus lebih solid dan terus membangun komunikasi dengan Pengurus Wilayah agar terjadi sinergi dan satu komando antara PC dan PW, utamanya PC GP Ansor Gianyar.

Sebelum acara ditutup, Ketua Rijalul Ansor Bali Gus Ainur Rofiq membacakan do’a penutup dengan harapan agar Kader-kader Ansor senantiasa bersabar dalam menghadapi berbagai cobaan dan tantangan. Apalagi akhir-akhir ini media sosial dipenuhi dengan fitnah yang mengarah kepada Ketum PP GP Ansor Gus Yaqut, maka kita sebagai kader Ansor harus tetap memberi dukungan dan do’a agar dijauhkan dari orang orang yang dholim.

(Suparto)

Silaturahmi PW Ansor Bali ke Gianyar, Bahas Penguatan Kader Melalui DTD

Silaturahmi PW Ansor Bali ke Gianyar, Bahas Penguatan Kader Melalui DTD

Ansorbali.com ||

Pimpinan Cabang  (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Gianyar menggelar Forum Silaturahmi Penguatan Kader dalam Rangka Persiapan Diklat Terpadu Dasar DTD I. Pada Ahad, (24/1) di Gedung Serbaguna Nur Hidayah, Gianyar Bali.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Sahabat Wiryanto. Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Syubbhanul Wathon, Mars Ansor dan Mars Banser yang dipimpin oleh Sahabat Rudi Haryanto.

Ketua PC GP Ansor Gianyar, Sahabat Mursalin menyampaikan rasa terima kasih kepada segenap sahabat Ansor dan jajaran yang telah hadir dan pihak – pihak membantu menyukseskan acara tersebut.

Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Banser Provinsi Bali, Imam Bukhori dalam sambutannya menyampaikan bagaimana kader (Ansor-Banaer) dapat menjiwai organisasi. Menurutnya dengan mengikuti Diklat Terpadu Dasar (DTD) I sebagai solusi kesulitan pengkaderan terlebih lagi di wilayah yang Muslimnya sedikit atau klaster III.

“Sehingga alumni dari DTD otomatis berhak untuk mengikuti pendidikan lanjutan baik Pendidikan Kader Lanjutan (PKL) bagi Ansor. Dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) bagi Banser.” paparnya.

Imam Bukhori juga menyarankan agar Banser senantiasa membangun komunikasi dengan gugus tugas di tingkat Kecamatan maupun tingkat Kabupaten. Hal tersebut salah satunya agar dapat sosialisasi terkait penanggulangan Covid 19.

Ketua PW Ansor Bali, H. Yunus Naim dalam sambutannya menyampaikan bahwa berhikmad di Ansor-Banser termasuk orang-orang yang sholeh.

“Bergabung di ansor mengorbankan waktu dan pemikiran. Berkhidmat mudah di Ridhoi Allah SWT dan di golongkan sebagai orang – orang yang sholeh.” Terangnya.

“Ukurannya dari mana? Ya dari niat
Niat berkhidmat, niat mencari ridho Allah. Jika niat nya betul maka akan datang sendiri apa yang diinginkan,” Lanjutnya.

H. Yunus juga menambahkan bahwa Ansor-Banser adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.Rijalul Ansor adalah badan semi otonom yang harus bersinergi. Jangan sampai jalan sendiri sendiri. Harus saling mendukung di setiap kegiatan. Sehingga organisasi semakin kuat.

Selain itu H. Yunus mengingatkan agar setiap kader pemuda Ansor-Banser mengikuti pelatihan atau diklat untuk meneguhkan militansi dan wawasan.

“Anggota kita rata – rata di bawah 40 tahun. Jadi usia ini yang menuju kematangan. Usia Mencari jati diri.  Salah satu cara mengarahkan dari yang menyimpang adalah dengan DTD ini. Karena materinya menanamkan Keislaman dan Keaswajaan,” Tambahnya.

Terakhir ketua PW Ansor Bali tersebut juga menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama bukan sembarang organisasi. NU tidak hanya didirikan oleh para Ulama dan Kyai saja, tapi juga para Waliyullah.

Kontributor : Bento

Jalin Sinergitas, PC Ansor Kabupaten Jembrana Audiensi dengan Kapolres Jembrana

Jalin Sinergitas, PC Ansor Kabupaten Jembrana Audiensi dengan Kapolres Jembrana

Jumat (22/1) pagi, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Jembrana menggelar Audiensi ke Kapolres Jembrana dalam rangka membangun sinergitas dan konsolidasi.

Ketua PC Ansor Kabupaten Jembrana, H. Syarif Hidayatullah menyampaikan bahwa audiensi ini untuk membahas beberapa hal. Yang paling pokok adalah untuk membantu mensukseskan program pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

H. Syarif berharap Banser kabupaten Jembrana dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan dalam rangka membangun sinergitas Ansor dan kepolisian sebagai garda terdepan bangsa.

“Saya berharap Banser bisa dilibatkan dalam kegiatan yustisi maupun kegiatan bagi – bagi masker sehingga kedepannya kami bisa tetap bersinergi dengan Polri khususnya Polres Jembrana dalam memutus rantai penyebaran covid – 19 di Kabupaten Jembrana, “ ucap H. Syarif Hidayatulloh.

Kehadiran PC Ansor Jembrana disambut hangat oleh Kepala Kepolisian Resor Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, didampingi Kasat Binmas dan Kasat Intelkam Polres Jembrana di Ruang Kerja Kapolres Jembrana.

Di hadapan Ketua Gerakan Pemuda Ansor H. Syarif Hidayatulloh beserta beberapa pengurus GP Ansor Jembrana, Kapolres Jembrana menyampaikan upaya Polres Jembrana dalam memutus rantai penyebaran covid – 19 di Kabupaten Jembrana antara lain dengan melaksanakan kegiatan yustisi secara massif, dalam kegiatan yustisi yang dikedepankan adalah Pol PP. Kabupaten Jembrana yang di back up oleh TNI / Polri.

“Kami mohon dukungan dari Banser agar ikut mensosialisasikan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan rencana vaksin kepada warga,“ tandas AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K.

Disadur dari : Peduli Rakyat News

Audiensi dengan Gubernur Bali, Koster : Ansor, Anak Sorga

Audiensi dengan Gubernur Bali, Koster : Ansor, Anak Sorga

Ansorbali.com ||

Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Bali, Jum’at pagi ini (15/1) gelar audiensi dengan Gubernur Bali, I wayan Koster, MM di rumah dinas Gubernur Bali, Jaya Sabha Jl. Surapati No.1, Dangin Puri, Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali.

 

Agenda audiensi Ansor Bali adalah untuk memperkuat sinergitas Gerakan Pemuda Ansor dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam hal menguatkan NKRI. Seperti yang diketahui GP Ansor merupakan organisasi yang bergerak di bidang Sosial, Keagamaan dan Kebangsaan.

 

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Bali, H. Yunus Naim menyampaikan rasa terimakasih yang setinggi-tingginya atas kesedian Gubernur Bali dalam menerima Audiensi tersebut. Dalam kesempatan itu juga, Ketua H. Yunus menyampaikan program-program Ansor Bali baik dalam waktu dekat maupun program dalam jangka panjang.

 

“Bahwa PW Ansor Bali telah membentuk team Satgas Covid-19 dan dalam waktu dekat ini akan menggelar kegiatan sosial yaitu pembagian masker bersama Aice dan Kantor Sekretariat Presiden (KSP). Serta konferensi wilayah yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” Papar H. Yunus.

 

Kedatangan jajaran PW Ansor Bali disambut dengan hangat oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, MM. Dalam bahasa guraunya, Beliau menyebut Ansor Bali dengan Anak Sorga.

 

“Ansor, Anak Sorga…” Kata Koster mengulangi sampai tiga kali.

 

Gubernur Bali mendukung kegiatan-kegiatan dari PW Ansor Bali. Dan berharap kegiatan sosial yang dilakukan Ansor Wilayah bisa sampai ke kota-kota.

 

“Untuk pembagian masker saya harap bisa sampai ke Kota-Kota (Kabupaten) yang ada di Bali,” Kata Gubernur Bali.

 

Gubernur juga mengingatkan agar Ansor senantiasa mematuhi protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Dan berharap dalam waktu dekat sementara menunda acara-acara yang mengundang kerumunan banyak orang. (Red.MM/ANS)

Konferwil VII PWNU Bali, dibuka secara resmi oleh Gubernur Bali

Konferwil VII PWNU Bali, dibuka secara resmi oleh Gubernur Bali

ansorbali.com |

Konferensi Wilayah (Konferwil) Ke VII Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Bali, Ahad pagi ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Bali, Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. di Hotel Harris Jl. Cokroaminoto No.23-25, Pemecutan Kaja, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir dari Kapolda Provinsi Bali, Pangdam Udayana Provinsi Bali, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Bali, Kapala Pengadilan Agama Provisi Bali, Karya FKUB Provinsi Bali, Walikota Denpasar, Bupati Badung, Kementerian Agama Provinsi Bali dan lainya.

Sementara dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang hadir adalah Wasekjend PBNU H. Sulthonul Huda, M.Si,. Mewakili jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang saat ini memang tidak bisa berpergian jauh karena musim pandemi Coviad-19.

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PWNU Bali, KH. Abdul Aziz, S.Pd.I menyampaikan bahwa Konferwil ini merupakan hajatan besar dan tertinggi ditingkatkan Wilayah atau Provinsi. Didalamnya membahas hal-hal penting yang berkaitan dengan perjalanan Nahdlatul Ulama di masa lima tahun berjalan.

“Sebagai ajang evaluasi perjalanan PWNU Bali selama lima tahun, Sampai dimana program tercapai dan apa saja yang sudah dihasilkan,” terangnya.

Selain itu juga dalam Konferwil ini akan ada pemilihan rois syuriah serta Ketua Tanfidziyah yang akan menjadi pucuk pimpinan dari PWNU Bali ke depan. .

“Sesuai dengan aturan, bahwa untuk Rois Syuriah lebih tepatnya adalah penetapan oleh Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa), sementara Ketua Tanfidziyah dipilih oleh masing-masing Pengurus Cabang yang sah (memiliki hak suara),” Kata KH. Abdul Aziz.

Rois Syuriah PWNU Bali, KH. Noor Hadi Al-Hafidz menyampaikan pesan-pesan kepada seluruh jam’iyyah Nahdlatul Ulama Khususnya di Bali agar tetap menjaga khittah sebagaimana dulu para Muassis membangun NU.

“Jangan mencoba menggiring NU keluar dari khittah. Ini berbahaya, karena bisa ngacak-ngacak NU dan merusak NU. membentuk NU pakai istiqomah dan mendapat restu Rasulullah. Biarkan kami khidmad di NU untung&mengharap ridho Allah dan Rasulullah, tabarukan ke mbah H. Hasyim biar dianggap muridnya,” Terang KH. Noor Jadi Al-Hafidz.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Bali merasa senang dapat hadir dalam acara Konferwil VII PWNU Bali tersebut. Bagi pak Koster, PWNU Bali merupakan organisasi yang sangat bersejarah dan konsisten membela NKRI.

NU di provinsi Bali telah berkontribusi dalam sejarah pembangunan di Bali. dalam 2 tahun menjadi Gubernur Bali, NU hadir sama-sama saat kami memerlukan pandangan tokoh-tokoh untuk Bali. Termasuk dalam masalah-masalah serius yang kita hadapi. Alhamdulillah sementara ini semua kita selesaikan dengan baik,” Tandas Gubernur Bali

Usai memberikan sambutan, Gubernur Bali kemudian membuka secara resmi Konferensi Wilayah VII Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Bali, ditandai dengan pemukulan gong dan berharap Konferwil ini dapat berjalan dengan Baik, dan dapat menghasilkan pimpinan yang Baik untuk NU dan Masyarakat. (Red.MM)