Select Page
Jalin Sinergitas, PC Ansor Kabupaten Jembrana Audiensi dengan Kapolres Jembrana

Jalin Sinergitas, PC Ansor Kabupaten Jembrana Audiensi dengan Kapolres Jembrana

Jumat (22/1) pagi, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Jembrana menggelar Audiensi ke Kapolres Jembrana dalam rangka membangun sinergitas dan konsolidasi.

Ketua PC Ansor Kabupaten Jembrana, H. Syarif Hidayatullah menyampaikan bahwa audiensi ini untuk membahas beberapa hal. Yang paling pokok adalah untuk membantu mensukseskan program pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

H. Syarif berharap Banser kabupaten Jembrana dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan dalam rangka membangun sinergitas Ansor dan kepolisian sebagai garda terdepan bangsa.

“Saya berharap Banser bisa dilibatkan dalam kegiatan yustisi maupun kegiatan bagi – bagi masker sehingga kedepannya kami bisa tetap bersinergi dengan Polri khususnya Polres Jembrana dalam memutus rantai penyebaran covid – 19 di Kabupaten Jembrana, “ ucap H. Syarif Hidayatulloh.

Kehadiran PC Ansor Jembrana disambut hangat oleh Kepala Kepolisian Resor Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, didampingi Kasat Binmas dan Kasat Intelkam Polres Jembrana di Ruang Kerja Kapolres Jembrana.

Di hadapan Ketua Gerakan Pemuda Ansor H. Syarif Hidayatulloh beserta beberapa pengurus GP Ansor Jembrana, Kapolres Jembrana menyampaikan upaya Polres Jembrana dalam memutus rantai penyebaran covid – 19 di Kabupaten Jembrana antara lain dengan melaksanakan kegiatan yustisi secara massif, dalam kegiatan yustisi yang dikedepankan adalah Pol PP. Kabupaten Jembrana yang di back up oleh TNI / Polri.

“Kami mohon dukungan dari Banser agar ikut mensosialisasikan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan rencana vaksin kepada warga,“ tandas AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K.

Disadur dari : Peduli Rakyat News

Membangun Sinergitas NU dan Muhamadiyah, Kuatkan Ideologi Pancasila di Kalangan Milenial

Membangun Sinergitas NU dan Muhamadiyah, Kuatkan Ideologi Pancasila di Kalangan Milenial

ansorbali.com |

Sebagai upaya penguatan Pancasila di kalangan milenial, Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Bali menggelar kajian umum yang bertema “Merawat Kebersamaan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dalam Rangka, Meneguhkan Ideologi Pancasila dan Keutuhan NKRI”.

Acara berlangsung di Musholla KH. Ahmad Dahlan, Perguruan Muhammadiyah, Jalan Pulau Batanta, Sabtu (1/2) pukul 16.00. Sebagai pembicara utama dalam kajian tersebut adalah H. Azizzudin, merupakan kader Muhammadiyah, dan juga H. Saifudin Zaini, tokoh NU sekaligus Penasihat GP Ansor Bali.

Saifudin memaparkan, Islam harus mempererat dalam merangkul semua pihak. Ada suatu kegiatan yang dilakukan bersama NU dan Muhammadiyah di Bali. Azizzudin yang juga menjabat sebagai kepala KUA Denpasar Barat ini memaparkan, acara seperti ini bukan acara yang hal baru.

“Pertemuan NU dan Muhammadiyah merupakan ajang atau temu akrab. Sejatinya kedua organisasi Islam ini merupakan bagian sejarah bangsa dalam kemerdekaan Indonesia,” terangnya.

Kepala KUA yang juga akrab disapa dengan Haji Aziz ini menerangkan, kemerdekaan sudah terjadi tahun 2018. Sebelum pilpres, NU dan Muhhamadiyah sudah bertemu pimpinan pusat. Kemudian saat ini perlu dilestarikan agar hal baik. Selain sifatnya kultural harus bersifat struktural sistematik dan berkelanjutan. NU dan Muhammadiyah sekali saudara tetap saudara.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Bali, Yunus Na’im menyatakan, NU dan Muhammadiyah perlu membangun sinergi intensitas berkaitan kegiatan bersifat milenial. Dikatakan, tidak hanya NU dan Muhammadiyah, tapi juga kalangan anak muda dan lembaga lain.

“Kami melihat NU dan Muhammadiyah pelaku sejarah kemerdekaan. Perlu dikembangkan terus dijaga. Mudah- mudahan harapan kami berlanjut,” jelasnya.

Yunus juga menegaskan kerja sama positif antara NU dan Muhammadiyah tidak akan sampai di sini saja, ke depan akan ada kegiatan-kegiatan bersama yang digagas dengan PWPM dan GP Ansor.

sumber : https://baliexpress.jawapos.com/