Diskusi Ekonomi PW Ansor Bali, Formula Kemandirian Organisasi

Sebagai Organisasi masyarakat, Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Bali tidak hanya sebatas melindungi akidah, mengawal ulama dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), namun juga bagaimana Ansor Bali dapat bermanfaat bagi masyarakat di semua lini tidak terkecuali di bidang ekonomi.

Bukan perkara yang mudah namun Ansor Bali mulai menatap bagaimana dapat menuju ke arah sana.

Dimulai dari internal organisasi. Bagaimana menjadi organisasi yang sehat baik secara finansial maupun personal. Ansor Bali mencoba mencari formula yang tepat untuk membangun kemandirian organisasi.

Sahabat Puji Hartono, Wakil Ketua PW Ansor Bali menjadi inisiator untuk menggelar acara diskusi ekonomi bersama pakar ekonomi sebagai bentuk ikhtiar guna merumuskan formula yang tepat dan akurat yang dapat dijalankan PW Ansor Bali dalam bidang ekonomi.

“Sebagai bentuk ikhtiar mencari formula dan skema usaha yang tepat, yang bisa dilakukan oleh ansor bali demi terwujudnya kemandirian organisasi maka kami mengajak semua kalangan untuk diskusi ekonomi dengan mendatangkan pakar ekonomi kreatif,” papar Sahabat Puji.

Sebagai narasumber adalah sahabat Rudik Setiawan, seorang pengusaha muda dari Malang yang kiprahnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Beliau adalah owner dari RDS Tahu Organik Pelangi yang berhasil meraih young entrepreneur award, the best wirausaha mandiri, pemuda bisnis Kemenpora dan nominator Asean Innovator Award.

Rudik membangun bisnis tidaklah mudah, tentunya ada rumusan-rumusan tersendiri agar bisnisnya sesuai dengan sasaran. Lulusan S2 Jurusan Agribisnis UMM Malang memberikan masukan dan motivasi kepada sahabat Ansor Bali yang rencana akan digelar pada hari Sabtu (25/1/2020) besok di lantai 2 Gedung PWNU Provinsi Bali mulai pukul 20.30 – selesai.

“Harapannya dengan ini maka Ansor Bali dapat mewujudkan kemandirian ekonomi yang selama ini kita idam-idamkan,” pungkas Sahabat Puji.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *