Select Page
Beri Dukungan Menag RI, PW Ansor Bali Gelar Doa Bersama

Beri Dukungan Menag RI, PW Ansor Bali Gelar Doa Bersama

Denpasar – Semakin gencarnya serangan mengarah ke Menteri Agama akibat dari plintiran statement Gus Yaqut membuat segenap pengurus Ansor tidak bisa tinggal diam.

Berbagai macam ucaya dikerahkan untuk mengcounter pemberitaan miring di media masa dan mengklarifikasi agar masyarakat tidak salah paham.

Begitupula yang dilakukan oleh segenap Jajaran Pengurus PW Ansor Bali, Jum’at malam (25/2) kemarin. Bertempat di sekretariat PWNU Bali, pihaknya menggelar doa bersama untuk Gus Menteri sekaligus 7 harian Almarhum bapak Naim, Ayah dari ketua PW Ansor Bali, H. Yunus Naim.

Dipimpin, Sekretaris PW Ansor Bali, H. Suraji, berharap Ketua Umum PP Ansor, Gus Yaqut diberikan kekuatan untuk menghadapi cobaan yang sedang mendera.

“Sebelum dimulai juga kirim doa untuk gus menteri agar selalu dalam lindungan Allah SWT,” paparnya.

Seperti yang diketahui, saat ini Ketua Umum PP Ansor, Gus Yaqut mendapat hujatan berbagai pihak yang tidak bertanggung jawab atas statement yang diberikan terkait pengaturan penggunaan pengeras suara. Framing tersebut semakin liar dan terus dimanfaatkan pihak luar untuk kepentingan-kepentingan tertentu.

Dalam acara malam kemarin, segenap jajaran Ansor Bali memberikan dukungan penuh kepada Menteri Agama, Gus Yaqut. Dengan ini berharap masalah segera berakhir dan memahami kebijakan pemerintah untuk kemaslahatan bersama.

Acara doa bersama tersebut dipimpin oleh H. Suraji, pembacaan surah Yasin dipimpin oleh Ainur Rofiq, Tahlil dipimpin H Kusnadi, dan ditutup doa oleh Anwar Hidayat. Sebanyak 30 personel Ansor-Banser hadir dalam kegiatan tersebut dan hikmat mengikuti acara hingga tuntas.

Gus Yaqut Tidak Bandingkan Suara Adzan dengan Suara Anjing Melainkan Contohkan Pengaturan Kebisingan Suara

Gus Yaqut Tidak Bandingkan Suara Adzan dengan Suara Anjing Melainkan Contohkan Pengaturan Kebisingan Suara

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sama sekali tidak membandingkan suara azan dengan suara anjing. Pemberitaan yang mengatakan Menag membandingkan dua hal tersebut adalah sangat tidak tepat.

“Menag sama sekali tiidak membandingkan suara azan dengan suara anjing, tapi Menag sedang mencontohkan tentang pentingnya pengaturan kebisingan pengeras suara,” tegas Thobib Al-Asyhar di Jakarta, Kamis (24/2/2022).

Menurut Thobib, saat ditanya wartawan tentang Surat Edaran (SE) Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala dalam kunjungan kerjanya di Pekanbaru, Menag menjelaskan bahwa dalam hidup di masyarakat yang plural diperlukan toleransi. Sehingga perlu pedoman bersama agar kehidupan harmoni tetap terawat dengan baik, termasuk tentang pengaturan kebisingan pengeras suara apa pun yang bisa membuat tidak nyaman.

“Dalam penjelasan itu, Gus Menteri memberi contoh sederhana, tidak dalam konteks membandingkan satu dengan lainnya, makanya beliau menyebut kata misal. Yang dimaksud Gus Yaqut adalah misalkan umat muslim tinggal sebagai minoritas di kawasan tertentu, di mana masyarakatnya banyak memelihara anjing, pasti akan terganggu jika tidak ada toleransi dari tetangga yang memelihara,” jelasnya.

“Jadi Menag mencontohkan, suara yang terlalu keras apalagi muncul secara bersamaan, justru bisa menimbulkan kebisingan dan dapat mengganggu masyarakat sekitar. Karena itu perlu ada pedoman penggunaan pengeras suara, perlu ada toleransi agar keharmonisan dalam bermasyarakat dapat terjaga. Jadi dengan adanya pedoman penggunaan pengeras suara ini, umat muslim yang mayoritas justru menunjukkan toleransi kepada yang lain. Sehingga, keharmonisan dalam bermasyarakat dapat terjaga,” tuturnya.

Menag, lanjut Thobib, tidak melarang masjid-musala menggunakan pengeras suara saat azan. Sebab, itu memang bagian dari syiar agama Islam. Edaran yang Menag terbitkan hanya mengatur antara lain terkait volume suara agar maksimal 100 dB (desibel). Selain itu, mengatur tentang waktu penggunaan disesuaikan di setiap waktu sebelum azan.

“Jadi yang diatur bagaimana volume speaker tidak boleh kencang-kencang, 100 dB maksimal. Diatur kapan mereka bisa mulai gunakan speaker itu sebelum dan setelah azan. Jadi tidak ada pelarangan,” tegasnya.

“Dan pedoman seperti ini sudah ada sejak 1978, dalam bentuk Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam,” tandasnya.

Humas

GP Ansor PAC Kuta Utara Lakukan Bersih-Bersih Masjid

GP Ansor PAC Kuta Utara Lakukan Bersih-Bersih Masjid

Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kuta Utara, Kab. Badung, Bali melakukan gerakan Bersih – Bersih Masjid (BBM) dan Musholla yang ada di kawasan Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin di laksanakan oleh GP. Ansor Kuta Utara dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat dan Pengurus Masjid dan Mushola.

Kali ini Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kuta Utara melakukan gerakan BBM di Musholla Al-Hidayah yang berada di Jl. Raya Semer Gg Intan I No.15 Kerobokan Kelod.

Samsul Hadi ketua Pengurus Anak Cabang GP Ansor Kuta Utara menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh pihaknya.

“Gerakan Bersih Masjid dan Musholla ini kita lakukan sebulan sekali dengan tempat yang berbeda, atau jika ada permintaan dari Pengurus Masjid dan Mushola kami selalu siap”, ujarnya.

Lanjut Sahabat Samsul, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekitar dan menggeser stigma buruk tentang Ansor yang selama ini dihembuskan oleh sebagian orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kita ingin menjalin silaturahmi dan ukhuwah kepada masyarakat di sekitar lingkungan masjid dan musholla yang kita lakukan kegiatan bersih-bersih ini,” ujarnya disela melakukan kegiatan bersih-bersih mushola Al-Hidayah pada Minggu (20/2/2022).

Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari ‘Kebersihan Sebagaian dari Iman’ dan juga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melakukan ibadah di tempat itu.

Kegiatan ini juga di hadiri oleh pengurus Mushola Al-Hidayah. Bapak H. Rahadi Wiyono (Pembina Yayasan Al-Hidayah), Bapak Widi Sancoyo SE (Ketua Majelis Mushola Al-Hidayah).

Para Angota GP Ansor Kecamatan Kuta Utara itu melakukan kegiatan bersih-bersih dari pagi sekitar pukul 08:30 WITA hingga jam 10:30 WITA, dari mulai membersihkan ruang dalam dan halaman musholla.

Penulis : Samsul Hadi Kuta Utara

Solidaritas dan Kekeluargaan PW Ansor Bali, Gelar Tahlil dan Kirim Doa Almarhum Bapak Naim Ayahanda Ketua PW Ansor Bali

Solidaritas dan Kekeluargaan PW Ansor Bali, Gelar Tahlil dan Kirim Doa Almarhum Bapak Naim Ayahanda Ketua PW Ansor Bali

Duka yang mendalam dirasakan oleh keluarga besar H. Yunus Naim, Ketua PW GP Ansor Bali. Sang ayah H. Naim Sabtu pagi kemarin kembali ke pangkuan Allah swt pukul 04.15 WIB di Pandaan Pasuruan, Jawa Timur.

Mendengar kabar tersebut, keluarga besar PW GP Ansor Bali memberikan rasa simpati dan belasungkawa dengan menggelar Sholat Goib dilanjutkan dengan Yasin Tahlil dan ditutup doa bersama untuk Almarhum Bapak Naim. Acara tersebut dilaksanakan Sabtu malam (19/2) di Musholla PWNU Bali, Jalan Pura Demak, Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Bali.

Sekretaris PW Ansor Bali, H. Suraji memimpin langsung rangkaian sholat goib dan doa bersama tersebut. Sementara untuk pembacaan yasin dipimpin oleh Sahabat Abdulloh Khusni dan Tahlil dipimpin oleh Sahabat Muhammad Muhlisin.

“Malam hari ini kita akan berkirim doa untuk Bapak Naim ayahanda dari Sahabat Ketua, H. Yunus Naim. Semoga beliau diberikan Husnul Khotimah dan ditempatkan ditempat yang terbaik di Sisi Allah SWT,” kata H. Suraji.

Acara tahlil dan doa bersama diikuti segenap sahabat PW Ansor Bali mulai dari Sekretaris PW Ansor Bali, H. Suraji, Wakil Sekretaris Sahabat Tommy, Sahabat Abdulloh Khusni, Sahabat Muhlisin, Sahabat Fata dan Bendahara Sahabat Yoyok Kusbiantoro. Selain itu ada juga dari Sahabat Ushfuriyah atau majelis kajian sahabat Ansor Bali, Ustadz Amin Akbar dan Sahabat Kasani.

Sementara di waktu yang bersamaan, Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Banser Bali, Ndan Imam Bukhori beserta jajaran pengurus lainnya memberikan support dengan melayat ke Pandaan Pasuruan, Jawa Timur. Ditemani Wakasatkorwil Banser Bali Ndan Lukman Hakim, Kasetma Banser Bali Ndan Nanang Setiabudi, Kasat Bagana Banser Bali, Ndan Zainal Abidin, Kasat Provost Banser Bali, Ndan Agus Mispan serta Ketua PC Ansor Jembrana, H. Syarif Hidayatullah.

Berbagai ucapan belasungkawa juga datang dari beberapa tokoh, mulai dari Mentri Agama RI, Gus Yaqut, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan dan beberapa tokoh lainnya.

“Hanya ini yang bisa kita berikan, semoga dapat memberikan manfaat dan doa yang kita lantunkan untuk Almarhum Bapak Naim diijabah oleh Allah SWT,” tandasnya.

GP Ansor Tabanan Gelar Vaksinasi Bekerjasama dengan Binda Bali dan Dinas Kesehatan

GP Ansor Tabanan Gelar Vaksinasi Bekerjasama dengan Binda Bali dan Dinas Kesehatan

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor ( PC Ansor) Kabupaten Tabanan menggelar  vaksinasi covid-19 yang bekerjasama dengan Binda Bali dan Dinas Kesehatan kabupaten Tabanan yang bertempat di gedung kesenian I Ketut Mario Kabupaten Tabanan Bali, pada hari kamis sampai dengan hari jum’at (17/02)

Pelaksanaan vaksinasi ini dimulai dari tanggal 17 -18 Februari 2022 dengan total 1.125 dosis vaksin 1,2 dan Booster. Vaksinasi ini lebih menyasar kepada masyarakat sekitar Tabanan dan program kedepannya GP Ansor Tabanan akan mengadakan vaksinasi dengan jangkauan yang lebih luas lagi.